Imunisasi Anti Difteri dan Tetanus MANTAB
Rabu, 16 Januari 2012
Akhirnya kabar Imunisasi Anti Difteri dan Tetanus sampai di MAN Tambakberas, Padahal Pemerintah telah melaksanakan imunisasi anti difteri dan tetanus serentak di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur pada 12-24 November 2012. Namun, kabar Imunisasi tersebut membuat gempar seluruh MAN (khususnya anak putri :) walaupun masih kabar - kabur, ternyata realisasinya adalah hari ini. Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas dari puskesmas Tambakrejo telah sampai di lokal putra di dekat kantor BK yang selanjutnya menuju lokal putri di induk.
Suasana "SuntikaN" di XI IPA 3
Mengapa Imunisasi Difteri?
Karena Difteri adalah penyakit yang berbahaya, Difteri adalah penyakit saluran pernafasan atas ditandai dengan sakit tenggorokan, demam rendah, dan membran patuh (sebuah pseudomembran'''') pada amandel, faring, dan / atau rongga hidung. Suatu bentuk ringan dari difteri dapat dibatasi pada kulit. Jarang konsekuensi termasuk miokarditis (sekitar 20% dari kasus) dan neuropati perifer (sekitar 10% dari kasus). Hal ini disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae'''', sebuah fakultatif anaerob bakteri Gram-positif.
Difteri adalah penyakit menular menyebar melalui kontak fisik langsung atau sekresi pernapasan aerosol dari individu yang terinfeksi. Historis sangat umum, difteri sebagian besar telah dibasmi di negara-negara industri melalui vaksinasi luas. Di Amerika Serikat misalnya, ada 52 kasus difteri dilaporkan antara tahun 1980 dan 2000; antara tahun 2000 dan 2007 hanya ada tiga kasus sebagai DPT (Difteri-Pertusis''-Tetanus'') vaksin direkomendasikan untuk semua usia sekolah- anak-anak. Booster vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa karena manfaat dari penurunan vaksin dengan usia tanpa konstan pajanan ulang, mereka sangat direkomendasikan untuk mereka yang bepergian ke daerah di mana penyakit belum diberantas.
Akhirnya kabar Imunisasi Anti Difteri dan Tetanus sampai di MAN Tambakberas, Padahal Pemerintah telah melaksanakan imunisasi anti difteri dan tetanus serentak di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur pada 12-24 November 2012. Namun, kabar Imunisasi tersebut membuat gempar seluruh MAN (khususnya anak putri :) walaupun masih kabar - kabur, ternyata realisasinya adalah hari ini. Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas dari puskesmas Tambakrejo telah sampai di lokal putra di dekat kantor BK yang selanjutnya menuju lokal putri di induk.
Suasana "SuntikaN" di XI IPA 3
Mengapa Imunisasi Difteri?
Karena Difteri adalah penyakit yang berbahaya, Difteri adalah penyakit saluran pernafasan atas ditandai dengan sakit tenggorokan, demam rendah, dan membran patuh (sebuah pseudomembran'''') pada amandel, faring, dan / atau rongga hidung. Suatu bentuk ringan dari difteri dapat dibatasi pada kulit. Jarang konsekuensi termasuk miokarditis (sekitar 20% dari kasus) dan neuropati perifer (sekitar 10% dari kasus). Hal ini disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae'''', sebuah fakultatif anaerob bakteri Gram-positif.
Difteri adalah penyakit menular menyebar melalui kontak fisik langsung atau sekresi pernapasan aerosol dari individu yang terinfeksi. Historis sangat umum, difteri sebagian besar telah dibasmi di negara-negara industri melalui vaksinasi luas. Di Amerika Serikat misalnya, ada 52 kasus difteri dilaporkan antara tahun 1980 dan 2000; antara tahun 2000 dan 2007 hanya ada tiga kasus sebagai DPT (Difteri-Pertusis''-Tetanus'') vaksin direkomendasikan untuk semua usia sekolah- anak-anak. Booster vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa karena manfaat dari penurunan vaksin dengan usia tanpa konstan pajanan ulang, mereka sangat direkomendasikan untuk mereka yang bepergian ke daerah di mana penyakit belum diberantas.







0 Response to "Imunisasi Anti Difteri dan Tetanus MANTAB"
Posting Komentar